Dua Terduga Aksi Kerusuhan Di Jakarta, Diamankan Polda Jabar

ZonaJabarOnline,- Menjelang hari putusan sengketa PHPU oleh Mahkamah Konstitusi esok hari. Ditreskrimum Polda Jabar, melakukan penangkapan terhadap salah satu Ketua Ormas Islam yang memiliki ribuan anggota pengikut di wilayah Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon.

Penangkapan Pimpinan Ormas Islam Almanar dan JAS Cirebon oleh Ditreskrimum Polda Jabar dilakukan pada pukul 05.00 WIB, di Kota Cirebon.

Operasi Penindakan terhadap 2 (dua) Tersangka TP Terorisme dari Jaringan Jamaah Anshoru Daulah (JAS) di wilayah Kota Cirebon Jawa Barat, antara lain ANA alias Abu Usamah Nur Irhab ditangkap pada pukul 05.02 WIB, di depan rumahnya Gang Karang Baru Rt. 03 Rw 03, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Sedangkan, AM (Ketua Ormas Almanar) ditangkap pukul 05.54 WIB, di depan Stasiun KA Cirebon Jl. Inspeksi, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon.

Saat dikonfirmasi, Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Momon Sukarman meminta pihak media untuk hadir di Mapolres Cirebon pada pukul 4 sore.

“Nanti kami berikan keterangan resmi terkait hal diatas, silakan para awak media di Kota Cirebon hadir dalam presscon yang akan digelar oleh Kapolres,” jawab Humas Polres Ciko melalui keterangan tertulisnya, Rabu (26/6/2019).

Membenarkan hal tersebut, Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy mengatakan bahwa ada dua warga yang telah diamankan Ditreskrimum Polda Jabar di wilayah Kota Cirebon.

Menurut Roland, penangkapan terhadap AN dan AM dilakukan oleh pihak Polda Jabar pada pukul 5 pagi tadi. Adapun ditangkapnya kedua tersangka tersebut terkait dengan kerusuhan pada tanggal 21-22 Mei lalu di jakarta.

“Apa saja barang bukti yang dibawa, kami tidak mengetahui, karena penangkapan dilakukan langsung oleh pihak Polda dan langsung dibawa ke Polda Jabar,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Ia menambahkan, dengan penangkapan tersangka kerusuhan 21-22 mei, maka masyarakat Kota Cirebon yang mau berangkat ke Jakarta hendaknya membatalkan niatnya untuk ikut hadir besok pada saat putusan sengketa PHPU oleh Mahkamah Konstitusi.

“Melihat yang terjadi, maka kami himbau untuk masyarakat Kota Cirebon membatalkan niatnya untuk ke Jakarta, karena bisa saja ada pihak lain yang menunggangi aksi demo di Jakarta,” ungkapnya.

Roland mengakui, masih ada masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta, namun belum mengetahui berapa jumlahnya karena perorangan.

Adapun bentuk antisipasi dari pihak Polres Cirebon Kota, pihak akan melakukan razia di setiap titik perbatasan Kota Cirebon pada masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta dengan tujuan Demo.

“Tentu kami lakukan razia razia, terhadap sajam atau benda yang membahayakan karena bisa menimbulkan ketidak kondusif an wilayah jakarta,”tukasnya.(Z-3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//zuphaims.com/afu.php?zoneid=3191096
Open chat
1
Mohon menunggu....
Kami akan segera membalas