Jimus Resmi Jabat Ketum PSGJ

Mengakhiri dualisme kepengurusan di klub Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Kabupaten Cirebon, Mustofa resmi menjabat Ketua Umum PSGJ.

Mustofa yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, resmi mengakhiri dualisme kepengurusan di tubuh PSGJ, usai ditetapkan sebagai ketua umum yang baru.

Mustofa

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Kabupaten Cirebon

SUMBER, (ZJ).-

Mengakhiri dualisme kepengurusan di klub Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Kabupaten Cirebon, Mustofa resmi menjabat Ketua Umum PSGJ.

Mustofa yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, resmi mengakhiri dualisme kepengurusan di tubuh PSGJ, usai ditetapkan sebagai ketua umum yang baru.

Sebelumnya, dua kepengurusan PSGJ sepakat menunjuk Mustofa menakhodai klub kebanggan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Mustofa mengatakan selama ini prestasi PSGJ yang berlaga di liga 3 seperti jalan di tempat. Menurutnya, tidak mengalami perubahan.

Sementara, tuntutan masyarakat Kabupaten Cirebon, menginginkan peningkatan prestasi PSGJ untuk bisa naik level ke liga 2 hingga akhirnya bisa berlaga di liga 1.

“Masyarakat ingin sekali melihat peningkatan prestasi PSGJ, karena PSGJ memiliki banyak pemain bola berkualitas,”tuturnya.

Tapi, lanjut pria yang akrab disapa jimus ini, mengapa tidak bisa berprestasi. Hal itu karena ada dualisme di tubuh PSGJ, sehingga prestasi PSGJ hanya jalan di tempat.

“Sementara tuntutan dari masyarakat ingin melihat PSGJ bisa berlaga di ajang tertinggi sepakbola Indonesia,” tutur Mustofa yang juga sebagai politisi dari PDIP ini.

Mustofa melanjutkan, setelah dirinya menjadi ketua umum PSGJ akan langsung membenahi kepengurusan PSGJ, serta memaksimalkan potensi pemain muda.

Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan PSSI Kabupaten Cirebon serta pemerintahan, untuk bersama-sama membangun kembali prestasi PSGJ.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan pemerintahan serta PSSI Kabupaten Cirebon, untuk menyatukan visi misi membangun kembali PSGJ,”ungkap Mustofa, Kamis (7/2/2019).

Selain itu, Mustofa juga akan segera mengelar rapat perdana kepengurusan PSGJ untuk memikirkan pendanaan PSGJ untuk mengikuti kompetisi liga 3.

Soal pendanaan tersebut, nantinya akan mencari sponsor yang mau mendanani PSGJ. Hal ini lantaran karena PSGJ sudah tidak lagi mendapatkan pendanaan dari APBD Pemkab Cirebon.

“Kabupaten Cirebon banyak perusahan besar yang bisa kami dekati untuk menjadi sponsor PSGJ,”tuturnya.

Tidak hanya membenahi kepungurusan PSGJ yang baru, pihaknya juga akan melakukan renovasi Stadion Rangga Jati yang akan digunakan sebagai homebase PSGJ nantinya.

Namun, untuk homebase akan dibahas bersama-sama dengan PSSI serta Pemkab Cirebon.

“Kabupaten Cirebon, nantinya akan memiliki stadion megah sport center di daerah Watubelah, tapi itu kan masih pembangunan dan belum tahu kapan selesainya, sementara kebutuhan PSGJ harus memiliki homebase, dan stadion Rangga Jati bisa di jadikan homebase tapi harus direnovasi dulu agar sesuai dengan regulasi PSSI,” pungkasnya.(Z-1)

//luvaihoo.com/afu.php?zoneid=3191096
Open chat
1
Mohon menunggu....
Kami akan segera membalas