Pembangunan 5 Tahun Ke Depan Gubernur Ajak Pengusaha Kadin Ngabret

ZonaJabarOnline,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat ‘ngabret’ bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya pembangunan lima tahun ke depan.

Ajakan itu diutarakan Emil, sapaan Gubernur, saat menghadiri pelantikan  Tatan Pria Sudjana sebagai Ketua dan seluruh pengurus baru Kadin Jabar periode 2019-2024 di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (9/4/19) malam. Tatan menggantikan Agung Suryamal Soetisno yang telah habis masa kepengurusan. Emil berharap Ketua Kadin yang baru mampu membawa para pengusaha Jabar bersaing secara global. Gubernur menyatakan telah telah banyak berdiplomasi membuka peluang kerja sama dengan berbagai negara sahabat. Di antaranya Gubernur telah bersilaturahim dengan Duta Besar Amerika Serikat, Duta Besar Kanada, Duta Besar Swedia, dan beberapa negara sahabat lainnya. Emil pun sempat bersafari atau kunjungan kerja ke sejumlah negara Timur Tengah untuk membuka peluang kerja sama di berbagai bidang. “Jajaran Kadin harus kompak. Kami sangat menunggu pelantikan ini, karena saya butuh partner untuk ngabret,” ujar Emil. Dari door to door itulah, menurutnya, investasi dengan nilai yang besar berpeluang hadir di Jabar. Maka Emil mengajak para pengusaha untuk bergabung. “Ini berkat ketersediaan infrastruktur terbaik, seperti bandara ada Husein Sastra Negara (Bandung), BIJB Kertajati (Majalengka), Nusawiru (Pangandaran), juga Bandara di Tasikmalaya dan Sukabumi yang terus dikembangkan,” kata Emil. Selain itu, lanjut Emil, jalan tol strategis hingga Pelabuhan Patimban di Subang terus digenjot perkembangannya, demi kelancaran pergerakan orang dan barang. Emil mengatakan, Jabar juga terus mendorong reformasi peraturan untuk mempercepat perizinan. Adapun salah satu yang Emil tawarkan adalahspecial economic zone atau kawasan ekonomi khusus (KEK). Gubernur menilai, pembangunan KEK akan menjadi daya tarik besar bagi investor dengan banyaknya insentif dan kemudahan yang ditawarkan. Di antaranya tingkat pajak yang jauh lebih kecil, atau bahkan tidak ada pajak sama sekali. Kemudian, pembangunan infrastruktur di area KEK yang terjamin oleh pemerintah pusat, serta tata koneksi logistik yang lebih baik. Beberapa KEK yang sedang diusulkan ke pemerintah pusat di antaranya KEK  Sukabumi, Pangandaran, dan Segitiga Rebana (Cirebon, BIJB Kertajati Majalengka, Pelabuhan Patimban Subang). “Dubes-dubes sudah pada datang, semua menawarkan kerja sama,” ujarnya. Pun dengan misi mewujudkan pariwisata sebagai lokomotif perekonomian Jabar. Emil meminta wisata juga menjadi perhatian para pengusaha Kadin. Begitu juga dengan membina desa dengan membantu mengembangkan BUMDes. Menurut Emil, pemberdayaan desa sebagai perwujudan ekonomi Pancasila mewujudkan sila kelima, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. “Desa dibela, lingkungan kita dukung, hadir pula ekonomi kewilayanan demi mengurangi ketimpangan,” kata Emil. Ketua umum Kadin Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, pihaknya siap membangun sinergi dengan Pemprov Jabar untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin. Tatan berharap, pelaku usaha Jabar mampu membangun kemandirian, kedaulatan, dan eksistensinya di seluruh kabupaten dan kota. “Kita bersama- sama bahu- membahu bersama seluruh pengurus menjadikan Kadin Jabar Juara Lahir Batin. Pelaku usaha di Jabar diharapkan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jabar,” harapnya. Dengan begitu, lanjut Tatan, eksistensi Kadin Jabar dapat dirasakan nilai manfaatnya oleh para pelaku usaha, para stakeholder di Jabar, hingga masyarakat luas. (Red/Hermansyah Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//partouba.com/afu.php?zoneid=3191096
Open chat
1
Mohon menunggu....
Kami akan segera membalas