Watak Muhashabah, Harus di Terapkan Ekskutif dan Legislatif Serta Masyarakat.

Zona Jabar

Astana Japura – Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-537 dengan kegiatan unruk mengajak masyarakat  menghayati perjuangan Sunan Gunung Jati pada 537 yang tahun lalu saat mendirikan Cirebon.

Nilai yang perlu diambil dari perjuangan Sunan Gunung Jati adalah harmonisasi, dinamisasi dan muhashabah,  dalam membangun Kabupaten Cirebon. Watak dan tipikal Muhashabah ini, yang harus diamalkan ekskutif dan legislatif serta masyarakat, agar pembangunan tatanan kehidupan Kabupaten Cirebon akan berjalan dengan baik.

Hal tersebut dituturkan Camat Astana Japura H. Iing Mahfud Tadjudin, saat membuka syukuran hari jadi Kabupaten Cirebon bersamaan dengan menperingati Isra Mi’raj. “Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke 537 ini  kita syukuri bersama sebagai nikmat dari Allah SWT,” ujarnya.

Ditambahkan Camat Iing Tadjudin, kita belajar dan melihat cita-cita para pendahulu, sejauh mana implementasinya dalam pembangunan yang dilaksanakan. sehingga menjadi evaluasi dan edukasi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon saat ini dan ke depannya.

Lanjut Iing Tadjudin akhlak  yang  bermuhashabah dan kebaktian menjadi modal utama dalam melakukan pembangunan, baik pembangunan manusia ataupun infrastruktur. “Harapan kedepan sesuai dengan cita-cita Sunan Gunung Jati yakni ingsun titip tajug lan fakir miskin sehingga akhlak dan kebaikan kita ini semakin meningkat dan lebih dari itu kita tetap memperhatikan kaum fakir miskin untuk hidup sejahtera bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” ungkapnya. (Z-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//zuphaims.com/afu.php?zoneid=3191096
Open chat
1
Mohon menunggu....
Kami akan segera membalas